Allah itu Nama Suci Milik Muslim, Hormatilah

Penulis Ben Oni Asyariel

Shalom saudara terkasih dalam Tuhan Yesus, saya ingin menyampaikan hal2 yg saya tahu, namun kiranya dpt menjawab kebingungan jemaat dalam nama Tuhan dalam Perjanjian lama, mana yg benar : apakah  Allah, atau  YAHWEH?. Saya akan menjawab dari Bible saja, saya tidak mengambil dari yang lain, lain kesempatan saya akan ambil dari bukti yang lain, tapi sebaiknya semuanya hanya berpatokan kepada Bible yg sudah dikanonkan, bukan dari  yang lain.

Mari simak ayat2 Firman Tuhan yang saya sampaikan :

“Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman TUHAN semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak memperhatikan.” (Maleakhi 2:2)

Ayat ini menjelaskan bangsa Israel disuruh memberi perhatian, menghormati nama-Ku. mengapa ayat ini turun dengan peringatan yang BEGITU KERAS terhadap Bangsa Israel? Karena setelah mereka pulang dari pembuangan Babel, mereka tidak lagi menghormati nama YAHWEH, setiap kali menemukan tulisan nama YAHWEH, mereka membaca dengan Adonai, padahal jelas sekali tulisan YAHWEH berbentuk huruf יהרה ( Yod, He, Vav, He ), sedangkan tulisan Adonai dalam abjad Hebrew : אדני  ( Alef, dalet, gimel, yod ) yang berarti Raja, menurut anda aneh atau tidak?

ilustrasi berikut semoga membantu

(Tolong saudara baca dengan suara yg keluar dari mulut ) ERICK

(Pasti terdengar dikedua telinga anda adalah ERICK )

Tetapi yang terjadi bukan seperti itu : tulisannya ERICK tetapi anda membacanya Bapak.

Apakah anda tidak merasa aneh? oleh karena terjadi seperti ini maka YAHWEH menyampaikan banyak sekali ayat dalam Bible Perjanjian Lama (PL) selalu berkata : Muliakanlah Nama Ku, agungkanlah nama Ku, Masyurkanlah namaKu, perdengarkanlah Nama Ku, bukan gantilah namaKu dengan Gelar saja atau gantilah namaKu dengan istilah lain, tukarlah namaKu dengan nama tuhan lain, tetapi itulah yang terjadi, nama YAHWEH dibaca Adonai, Nama YAHWEH dibaca Elohim. Nama YAHWEH dibaca Kurios.

Seandainya nama anda saya ganti seenaknya apakah anda tidak marah? mungkin anda bilang tidak, tetapi nama anda diganti dengan pesaing anda yang jelas2 derajatnya tidak selevel dengan anda, contoh nama anda diganti dengan nama pembantu tetangga  anda, anda pasti marah. PASTI.

Derajat Allah tidaklah selevel dengan YAHWEH, mengapa anda begitu mempertahankan nama allah?

Ayat diatas juga diganti sama Lembaga Alkitab Indonesia ( LAI ) yang sebenarnya tulisannya adalah : YAHWEH, diganti dengan TUHAN, namun LAI tetap menulis dikamus belakang dari BIBLE, disana jika anda mencari kata : TUHAN adalah : Padanan dari Nama Tuhan Allah  bangsa Israel yaitu : YAHWEH. jadi LAI sendiri mengakui jika nama Tuhan yang di Perjanjian Lama adalah YAHWEH, bukan Allah ( الله )

Mari saya ajak anda menyimak ayat2 Firman Tuhan yang berbunyi :  Muliakanlah Nama Ku, agungkanlah nama Ku, Masyurkanlah namaKu, perdengarkanlah Nama Ku :

  1. a) Mzm 105 :1 : ” Bersyukurlah kepada TUHAN , serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara bangsa-bangsa”

(penulis bertanya kepada anda yang belum pernah mendengar nama Itu : siapakah namaNya? anda pasti menjawab Allah, karena tertulis diBible : Tuhan ALLAH  ( الله ), jadi ada Tuhan yang bernama Allah, sama dengan ada Tuhan yang bernama Yesus, ada juga Tuhan yang bernama Syiwa, dll )

Perkenalan saya dengan nama YAHWEH , waktu itu  tidak ada yang memberi tahu, tetapi saya hanya penasaran : mengapa kata : Tuhan dan kata Allah ditulis dalam huruf besar semua dan kecil separuh? di Bible terbitan LAI ada tertulis kata Tuhan ada yang : Tuhan ALLLAH, TUHAN Allah, ALLAH Tuhanku, TUHAN Allahku, yah seperti itu, jadi karena penasaran atas penulisan kadang huruf besar semua kadang huruf kecil, maka saya menjadi penasaran, namun rasa penasaran itu tidak saya lanjuti dengan penyelidikan, setelah beberapa tahun teman saya yang sekolah Theologi, berkata : Nama Tuhan di PL itu sebenarnya adalah YAHWEH, namun saya tidak menggubris pembicaraan dia, karena waktu itu kami sedang dalam perjalanan menuju tempat pelayanan, jalanan berlobang, konsentrasi saya tertuju pada jalanan yang berlobang. sehingga pembicaraan teman saya tidak ada artinya bagi saya,  beberapa bulan kemudian saya menyelidiki  hal ini, setelah 3 bulan saya selidiki ( melalui Internet dan bertanya pada Roh Kudus dalam hati saya ) maka saya mantap ambil keputusan untuk tidak lagi memuji Allah, dan pembacaan Bible pun tidak lagi saya sebut Allah dan setiap tulisan huruf besar semua : TUHAN saya ganti dengan YAHWEH, dan tulisan Tuhan saya ganti Adonai, dan tulisan Allah saya ganti Elohim,  tulisa ALLAH saya ganti YAHWEH, walau tidak sempurna minimal saya tidak lagi memuji dan menyembah pribadi Allah. itulah sekelumit kesaksian saya mengenal nama YAHWEH

Bagaimana dengan jemaat yg tidak mendengar sama sekali, lalu ia membaca ayat ini : Serukanlah namaNya, pasti ia berfikir serukanlah nama Allah, karena didalam logikanya Allah adalah nama, karena di Bible tertulis : Tuhan ALLAH.

bukankah betul kesimpulan penulis?

  1. b) Bilangan 6:27 : Israel harus meletakkan nama  YAHWEH hidup mereka, agar YAHWEHmemberkati mereka.

Dalam kenyataannya Israel malah menghilangkan nama itu bahkan mereka tidak lagi menyebutnya, setiap kali bertemu dengan tulisan יהרה  ( Yod, He, Vav, He ) mereka membacanya : Adonai, padahal tulisan Adonai bentuk hurufnya : אלרי ם  ( Alef, Lamed, He, Yod, Mem )

Nama YAHWEH diganti Gelar Adonai, Adonai itu artinya Raja sedangkan YAHWEH itu nama Pencipta semesta alam.

Lalu juga terjadi dalam Penerbitan Bible oleh LAI ( Lembaga Alkitab Indonesia ) , YAHWEH diganti TUHAN, kadang YAHWEH diganti ALLAH, padahal kita tahu, bahwa TUHAN itu adalah gelar sesembahan manusia dalam bahasa Indonesia, Dewa adalah gelar sesembahan dalam bahasa India, Gusti dalam bahasa Jawa, Tien dalam bahasa China, dan lain sebagainya.

Jadi apakah benar nama anda JOHN saya ganti menjadi BAPAK?  bukankah semua laki2 yang sudah punya anak dapat gelar BAPAK? siapapun bisa dapat gelar BAPAK, karena sdh punya anak. demikian juga dengan perempuan yang sudah punya anak dapat gelar IBU.

  1. c) “Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama allah lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu.”” (Keluaran 23:13). peringatan ini jelas, namun Kristen di Indonesia melalui Penerbitan LAI  mengganti nama YAHWEH dengan gelar TUHAN kadang diganti dengan nama ALLAH ( الله  ), jemaat yang cerdas dan kritis, pasti bingung, dan mencari kebenarannya.

Mengapa saya bilang ALLAH itu adalah nama ? berikut argument tambahan sederhana buat lebih dimengerti :

Ada 2 agama didunia ini yang jika jadi pemeluk agam tersebut harus menyebut nama Tuhannya :

  1. Agama Kristen/Katolik : Harus mendeklarasikan iman percaya dengan pengakuan yang keluar dari mulut :
    1. Bunyinya demikian : “Saya percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. ………dan seterusnya…….
    2. percaya kepada Tuhan Yesus adalah syarat mutlak untuk masuk jadi penganut agam Kristen maupun Katolik, ini adalah langkah awal yang harus dilakukan oleh calon Kristen baru

 

  1. Agam Islam : Harus mendeklarasikan 2 kalimat sayahadat sebagai syarat pertama untuk masuk agama Islam.
    1. salah satunya bunyi    kalimat sahadat : اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ , وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ الله
    2. Baca : Ashadu ala ilahail allah  artinya : saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain allah.
    3. bukti konkrit bahwa sesembahan islam adalah allah, bukan yang lain. dan masih banyak ayat diquran bahwa allah saja yang layak disembah. dengan mengucapkan kalimat ini maka calon mualaf menjadi mualaf.

Bung karno yg bisa 4-5 bahasa jaman 1920-1945, merumuskan pancasila dgn sila 1 berbunyi : Ketuhanan yg maha esa. Dia tau betul bahwa tuhan itu adalah gelar utk sesembahan manusia dlm bhs indonesia. Bung Karno tdk merumuskan sila 1 jadi : Keallahan yg maha esa. sebab kata allah tidak bisa dibuat jamak, sama dengan nama pribadi kita tidak bisa dibuat jamak, kata Tuhan bisa dibuat jamak, kata dewa bisa dibuat jamak : dewa-dewa, kedewaan, kata Illah bisa dibuat jamak : Illah-Illah, Keilahian, kata Lord bisa dibuat jamak : Lords, kata Herr bisa dibuat jamak : Herrs kata Theo bisa dibuat jamak : Theos,  dll.

Tetapi kata Allah tidak bisa dibuat jamak : Allah-Allah ( tidak ada dalam kamus arab atau kamus indonesia, sebab tdk bisa dibuat jamak, sebab itu adalah nama pribadi ) mengapa kata2 tersebut : dewa, illah, Tuhan, Lord, Herr, bisa dibuat jamak? karena itu sebuah Gelar yang diberi oleh manusia, demikian juga dengan Gelar yang lain : presiden, bisa dibuat banyak :  presiden-presiden, Raja-raja, Hakim-hakim, semua Jabatan atau Gelar bisa dibuat jamak, namun nama diri pribadi, tidak bisa dibuat jamak.

Selain itu jika anda ke www.translategoogle.com akan tampil sebuah kotak,  anda pilih bahasa pada atas kotak , bahasa indonesia, lalu pada kotak yang kosong itu anda tulis : Allah,  lalu anda lihat dibawah kotak itu, sebelah pojok kiri bawah, ada gambar loudspeaker, anda klik gambar tersebut , sebelumnya volume laptop/pc anda naikkan volumenya, maka saat anda klik gambar loudspeaker  tersebut google akan membaca tulisan Allah ( الله ) itu dengan bunyi Auloh, mengapa tidak berbunyi Allah? aneh kan?

Jawabannya adalah karena nama itu tidak bisa di Indonesiakan dalam pengucapannya tetap dibaca Auloh, bukan Allah.

tapi jika anda ketik : Tuhan, maka google akan membaca sesuai tulisan bunyinya : Tuhan, jika anda menulis Erick, google akan membaca Erick juga, tulisan dan bunyi nya sama.

Nama diri Allah ( الله  ) tidak bisa dirubah dalam pembacaannya.

Nama2 diri dewa2 yang ada di Bible tidak bisa dibuat jamak contoh :

Babel, tidak bisa ditulis : Babel-Babel, Kebabelan, sebab itu adalah nama, demikian juga dengan Syiwa tdk bisa dibuat jamak : Syiwa-syiwa, tdk pernah ada dalam kamus hindu maupun bahasa indonesia dll.

Demikian juga dengan nama  YAHWEH tidak bisa dibuat : YAHWEH-YAHWEH, keYAHWEHan, tidak pernah Bisa

Demikian dengan nama YESUS, tidak bisa dibuat : YESUS-YESUS, atau KeYESUSan, tidak pernah bisa.

Penulis berharap pembaca mengerti maksud penulis.

Bung Karno merumuskan UUD 45 juga pada pembukaan UUD 45 berbunyi demikian : ”Atas  berkat rahmat Allah yang maha kuasa……..dstnya.  Menurut sejarah Bung Karno saat akan memutuskan utk merumuskan UUD 45, di hubungi oleh utusan dari Bali, untuk merubah kata2 pada Pembukaan UUD 45 tersebut, namun beliau tidak melakukannya. Mengapa? jika boleh saya jawab : karena yang merumuskan Bung Karno ( agama Islam ) maka Ia merumuskan sesuai dengan keyakinannya pada nama Allah. bukan pada gelar Tuhan. kalo yang rumuskan UUD 45 orang Kristen bahwa bunyi berbeda, semoga bisa mengerti maksud penulis.

Bung Karno merumuskan   sila 1 pancasila berbunyi : Ketuhanan yang maha esa, bung Karno tidak bisa menulis : Keallahan yang maha esa, mengapa tidak dia rumuskan dan tulis  Keallahan? karena itu sebuah Nama pribadi sesembahan manusia, namanya :  Allah, nama pribadi tidak bisa dibuat jamak, berbeda  dengan kata Tuhan, itu bisa dibuat jamak : Tuhan – tuhan, Ketuhanan, segala Tuhan, jadi rumusan sila 1 : Ketuhanan yang maha Esa, sudah sangat benar.

  1. d) “akan tetapi inilah sebabnya Aku membiarkan engkau hidup, yakni supaya memperlihatkan kepadamu kekuatan-Ku, dan supaya nama-Kudimasyhurkan di seluruh bumi.” (Keluaran 9:16).

YAHWEH menginginkan namaNYA di MASYHURKAN, bukan HILANGKAN NamaKU,  tetapi malah yang dilakukan Bangsa dan bangsa2 diseluruh dunia adalah mengganti tulisan YAHWEH dengan : LORD ( sangat banyak  BIBLE terjemahan  dalam bahasa Inggris mengganti nama Pribadi menjadi sebuah Gelar yaitu LORD ) mengganti nama YAHWEH dengan KURIOS, THEOS, ALLAH, TUHAN seandainya boleh nama Ratu Elizabeth Inggris diganti Ratu saja  Elizabeth dihilangkan, pasti beliau marah, keluarganya marah.

Kata Masyhur meliputi : Perdengarkan, Perkenalkan, Populerkan, Agungkan, Dipuja dan Dipuji, Dimuliakan, tetapi kenyataannya dihilangkan dan diganti. dimulai oleh Bangsa Israel dan seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Apakah umat Yahudi dan umat Kristen sedang menaati Firman YAHWEH atau apa?

  1. e) Yes 42 :8a.  Aku iniTUHAN, itulah nama-Ku ( mana namaNya?, apakah saudara mendapatkan sebuah nama diayat tersebut, pasti tidak. )

Saya kasih contoh : pada malam hari saya mendatangi rumah anda dan saya ketok pintu  rumah anda pada malam hari jam 12 malam, lalu anda bertanya dari belakang pintu  : Siapa?, saya menjawab : saya ini Bapak,…… apakah anda berani membuka pintu? kecuali memang ada teman saudara yg bernama Bapak, anda tdk mungkin buka pintu, kecuali anda mengenal suaranya dengan jelas.

Anda akan membuka pintu jika saya mengatakan nama saya dengan jelas , dari mana saya dan maksud tujuan saya.

  1. f) Mzm 91 :14 : Tuhan akan membentengi org yg mengenal nama Nya. Siapakah namaNya?

Penerbit LAI telah menghilangkan nama YAHWEH, bagaimana jemaat bisa mengenal nama YAHWEH jika tidak ada yang membicarakan?

tidak ada yang mengenalkan? Penulis bukan menyalahkan LAI, namun mari kita semua mengakui kesalahan kita dan memperbaikinya, selama masih diberi waktu oleh yang punya nama.

  1. g) 1 Raja-raja 18:24  “Kemudian biarlah kamu memanggil nama allahmudan akupun akan memanggil nama TUHAN. Maka allah yang menjawab dengan api, dialah Allah!” Seluruh rakyat menyahut, katanya: “Baiklah demikian!”

Jika anda membaca pasal ini dari ayat 20-44, maka anda akan memahami, bahwa ada pertunjukan Kuasa Adikodrati antara nabi Elia dgn 450 nabi Baal, disaksikan oleh bangsa Israel, namun Elia tidak gentar, dan dia hanya seorang diri, dan memanggil nama YAHWEH ( saya ganti TUHAN dengan YAHWEH, karena memang tertulis disana YAHWEH. ) nama YAHWEH yang di panggil oleh Nabi Elia, menjawab, dan menyambar lembu yang sudah dipotong bagi dua tersebut dengan kilatan api dan membakar habis termasuk air dimezbah tersebut, Nama YAHWEH berkuasa.

kita seharusnya ingat : nama YESUS itu berasal dari bahasa Ibrani yang tertulis : YAHSHUA ( terdiri dari 2 suku kata : YAH dan SHUA , YAH adalah nama depan YAHWEH, sedang SHUA artinya Menyelamatkan, jadi YAHWEH Penyelamat manusia itu )   dalam bahasa Aramaik yang ditulis dengan abjad Ibrani, nama YESUS tertulis  YESHUA ( terdiri dari 2 suku kata : Yehovah dan Shua, nama YAHWEH di baca dan ditulis dalam bahasa aramaik adalah  YEHOVAH, tetapi abjadnya tetap memakai abjad yang sama dengan Ibrani, sebab  Bahasa ARAMAIK adalah induk/ibu dari seluruh bahasa di Timur Tengah).

  1. h) “Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel : יהוה/ YHWH, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanyadan itulah sebutan-Ku turun-temurun.” (Keluaran 3:15).

Dlm ayat ini barulah Dia menyebut nama Nya, kepada Musa, saya meyakini, nama ini tidak dikenal oleh Musa karena Ia terputus hubungan dengan Bangsanya, sejak kecil Ia hanya bertemu mamanya untuk menyusu, setelah itu ia hidup dalam asuhan putri Firaun, otomatis Ia tidak mengenal nama YAHWEH, lalu ia lari dari Firaun, karena membunuh pengawal/ mandor orang Mesir, Ia lari ke Midian dan disana baru Ia mengenal nama YAHWEH. Namun menurut apa yang saya teliti di Bible, Nama YAHWEH sudah dikenal sejak Adam muncul di taman EDEN, Adam pasti tahu nama Tuhan pencipta semesta, yaitu YAHWEH, lalu cucu Adam bernama Enos, anak Set, mulai memamnggil nama YAHWEH ( kejadian 4:26 ), bukan nama lain, karena Adam masih hidup, dan Enos adalah cucu Adam, otomatis nama YAHWEH belom hilang dari ingatan Adam, menurut saya, Musa  tahu nama YAHWEH, tetapi dari kata orang2 saja, sebab Ia tidak pernah mendapat mujizat dari nama YAHWEH. dan  karena Ia terputus dari hubungan dengan bangsanya, maka alangkah lebih baik jika ia mendengar langsung dari yang punya nama.

dan Nama YAHWEH, menurut apa yang diceritakan diBible, jika anda meneliti dengan seksama, historinya, maka anda pasti berkesimpulan bahwa : Nama YAHWEH mulai dihilangkan saat bangsa Israel pulang dari pembuangan Babel, namun tulisannya tidak pernah hilang, nyatanya Imam Besar sampai sekarang setiap Perayaan Yonkipour, selalu menyebut Nama YAHWEH, bukan ALLAH, bukan yang lain.

 

setelah pembuangan Israel dari Babel, mereka banyak dipengaruhi oleh bangsa2 yang menjajahnya, dan membuat mereka tidak mau lagi memanggil nama YAHWEH, dengan dalil 1 ayat : tidak boleh menyebut nama itu sembarangan, sayapun tidak berani sebut sembarangan nama Yesus, demikian juga nama YAHWEH.

Namun mereka/Bangsa Israel lupa akan ayat2 yang saya beri diatas point a-h   : semuanya  berbicara : beri perhatian untuk menghormati nama-Ku, letakkan nama Yahweh diatas hidup mereka, nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi, membentengi org yg mengenal nama Nya.  mereka lupa akan ayat2 Tanakh yan berbunyi seperti itu.

Ketakutan yang benar adalah kita harus membuat nama YAHWEH makin termashyur keseluruh bumi bukan malah menghilangkan nama Pribadi itu.

 

Salam Demi Sebuah Kebenaran

Oleh Ben Oni Asyariel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *