Hukum Taurat Bukan Untuk Orang Benar

Roma 7:12 “Sebenarnya hukum Taurat itu kudus, dan perintahnya pun kudus, dan benar dan baik.Roma 7:12 “Sebenarnya hukum Taurat itu kudus, dan perintahnya pun kudus, dan benar dan baik.

Tidak ada satupun yang salah dari hukum Taurat, sebab firman Tuhan sendiri mengatakan bahwa semua yang tertulis dalam hukum Taurat semuanya kudus, benar dan baik. Tetapi perlu saudara ketahui apakah hukum Taurat itu dan kepada siapakah hukum Taurat diberikan dan untuk apa hukum Taurat itu diberikan!!!

Sebab kalau saudara salah dalam memahami hal ini, maka saudara juga akan salah mengaplikasikan dan menyampaikan kepada orang lain. Kesalahan itu sudah ada bertahun-tahun lamanya, bahkan telah mengkontaminasi kekristenan dunia khususnya kekristenan Indonesia. Sehingga pengajaran dan khotbah-khotbah yang ada dalam gereja, membuat orang-orang fokus pada hukum Taurat dan aturan-aturan agama, bukan fokus pada karya Yesus Kristus di atas kayu salib yang telah menyelesaikan semuanya bagi kita.

Hukum Taurat adalah cermin untuk melihat keadaan kita yang berdosa.

Roma 7:7-8(7) Lalu, apa yang akan kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Tentu tidak. Aku tidak mengenal dosa jika tidak dari hukum Taurat. Sebab aku juga tidak mengetahui apa itu keinginan, jika hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”(8) Tetapi dosa mengambil kesempatan melalui perintah itu untuk membangkitkan berbagai keinginan di dalam diriku; karena tanpa hukum Taurat, dosa itu mati.

Seperti sebuah cermin yang memperlihatkan wajah kita, melalui cermin kita dapat melihat kalau di wajah kita ada kotoran, ada jerawat ada komedo dan lain sebagainya, tetapi cermin tidak dapat membersihkan kotoran dan menyembuhkan jerawat kita. Hukum Taurat membuat kita sadara akan keberadaan kita yang berdosa tetapi hukum Taurat tidak dapat menyembuhkan kita dari dosa.

Hukum Taurat kudus, dan benar dan baik, tetapi bukan untuk benar (orang percaya).

1 Timotius 1:9-10(9) Karena kita tahu bahwa hukum Taurat itu bukanlah untuk orang benar, melainkan untuk orang durhaka dan pemberontak, untuk orang fasik dan orang berdosa, untuk orang yang tidak kudus dan yang najis, untuk para pembunuh ayah dan para pembunuh ibu, untuk para pembunuh manusia pada umumnya,(10) bagi orang cabul, para homo seksual, para penculik, para pendusta, yang bersumpah palsu, dan bagi mereka lainnya yang menentang ajaran sehat,
Hukum Taurat itu sempurna, tetapi bukan untuk orang benar.

Yang dimaksud bukan orang benar adalah orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Jadi hukum Taurat adalah bagi mereka yang di luar Yesus Kristus.

 

Hukum Taurat adalah kebenaran tetapi tidak dapat membuat manusia menjadi benar.

Roma 3:20 “Tidak seorang pun manusia dapat dibenarkan dihadapan Elohim dengan melakukan hukum Taurat, sebab justru oleh hukum Taurat manusia mengenal dosa.”
Hukum taurat menyuarakan kebenaran tetapi tidak dapat membuat manusia menjadi benar, sebab tuntutan yang ada di dalam hukum Taurat begitu sempurna dan tidak ada satupun manusia yang dapat melakukannya.
Hukum Taurat diberikan untuk membungkam dunia

Roma 3:19 Namun kita tahu bahwa semua yang dikatakan hukum Taurat, itu ditujukan kepada mereka yang berada di bawah hukum Taurat, supaya setiap mulut dibungkam dan seluruh dunia berada di bawah penghukuman Elohim.

Hukum Taurat diberikan untuk membungkam dunia dari kesombongan dan kecongkakan mereka. Di mana Tuhan mau menyatakan bahwa tidak ada satupun dari manusia yang dapat memiliki kebenaran dalam dirinya dan tidak ada satupun cara yang dapat dilakukan manusia untuk memperoleh keselamatan (hidup kekal) selain memiliki Juruselamat (Mesias/Kristus)

Hukum Taurat hanyalah penuntun sampai Kristus datang.Galatia 3:24 “Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, sehingga kita dapat dibenarkan oleh iman.”

Hukum Taurat diberikan agar menuntun manusia sampai Yesus Kristus datang,

artinya hukum Taurat sebenarnya mengarahkan manusia kepada kedatangan Mesias yang dapat menyelamatkan mereka. Jadi bisa dikatakan bahwa masa berlaku hukum Taurat adalah sampai Yesus Kristus datang. Tetapi jangan menyalahartikan kalimat ini, bukan berarti hukum Taurat sudah tidak berlaku. Hukum taurat akan tetap berlangsung dan berlaku bagi mereka di luar Yesus Kristus, sempai Yesus datang kedua kalinya ke dunia.

Yang saya maksudkan bahwa Hukum Taurat berlaku hanya sampai Yesus Kristus datang adalah saat seseorang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya, maka hukum Taurat sudah tidak berkuasa lagi bagi orang tersebut.

Kenapa dikatakan bahwa masa berlaku hukum Taurat sampai Yesus Kristus datang sebab, Yesus Kristus sudah menggenapi atau menyelesaikan seluruh yang tertulis di dalam hukum Taurat dengan sempurna melalui kematian-Nya di atas kayu salib.

Matius 5:17 “Janganlah mengira bahwa Aku datang untuk menghapuskan Kitab Taurat atau Kitab Para Nabi. Aku datang tidak untuk menghapuskannya, tetapi untuk menggenapinya.”

Roma 10:4 “Kristus adalah akhir dari hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh bagi setiap orang yang percaya.”

Orang yang di luar Yesus Kristus mereka harus berusaha terus mencari Tuhan, menjaga kekudusan dengan cara memberikan korban-korban bakaran, melakukan ritual-ritual keagamaan, aturan-aturan penyucian diri dan lain sebagainya agar mereka memiliki keselamatan. Tetapi tanpa mereka sadari bahwa semua yang mereka lakukan di luar Yesus Kristus semua adalah kesia-sian dan berujung pada kematian kekal.

Tetapi kabar baiknya adalah saudara yang sudah percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, saudara bukan hidup di bawah hukum Taurat, tetapi saudara hidup di bawah Anugerah di dalam Yesus Kristus. Sebab Yesus sudah menyelesaikan semua hukum Taurat dengan sempurna bahkan Yesus sudah menanggung semua hukuman kita melalui kayu salib. Oleh karena itu biarlah kita hidup dari iman dan mempermuliakan nama Yesus Kristus.

Dari pernyataan di atas, kalau kita memiliki perspektif Kristen agamawi, maka pasti akan muncul sebuah pertanyaan dalam pikiran kita yaitu kalau kita sudah di dalam Yesus Kristus, kita hidup mengabaikan firman Tuhan dan hidup bebas dalam dosa??? Pemikiran seperti ini adalah pemikiran orang-orang yang masi terbelenggu dengan legalisme agama. Sebab mereka belum mengerti apakah hidup dalam Anugerah.

Hidup dalam Yesus Kristus, kita bukan mengabaikan firman Tuhan dan hidup dalam dosa, sebab kalau saudara baca keseluruhan buku ini saudara akan mengerti bahwa Anugerah membuat kehidupan saudara lebih baik dan hidup untuk mempermuliakan nama Tuhan Yesus Kristus. Tetapi saat saudara ada di dalam Yesus Kristus yang menjadi perbedaan adalah saudara bukan lagi hidup di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah Anugerah. Pengampunan, pengudusan oleh darah Yesus, berkat dan kepastian akan keselamatan. Bukan karena usaha tetapi hanya karena Anugerah di dalam Yesus Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *