Hyper Grace ?

Menanggapi tulisan di Blog Berjagajaga.Wordpress.com (yang tidak jelas siapa penulis/pembuat blog sehingga tidak jelas akuntabilitasnya) tentang “8 Ciri Penyesatan pada gereja “Hypergrace”, berikut ini sanggahannya:

 

  1. Pengkhotbah tidak pernah berbicara menentang dosa.

 

Jawab: Pengkhotbah Grace suka menekankan bahwa kita adalah manusia baru yang sudah dibenarkan, maka hiduplah sesuai dengan identitas kita.

 

Ini sama saja dengan jangan berdosa lagi, hanya dari sudut positif.

 

 

  1. Gembalanya tidak pernah berdiri tegas atas sikap Kebenaran.

 

Jawab: Saya kok tidak pernah bertemu yg seperti ini.  Ini pernyataan mengada ada.

 

 

  1. Kitab Perjanjian Lama hampir benar-benar diabaikan.

 

Jawab: Salah satu pengkhotbah Grace yg paling tenar, sebagian besar khotbahnya mengambil bahan dari perjanjian lama, dikupas dari kacamata Grace. Sayapun demikian, penulis ini rupanya tidak benar2 mengerti apa yg ditulisnya.

 

 

  1. Orang yang hidupnya bermoral kacau diizinkan untuk mengajar dan memimpin pelayanan atau gereja.

 

Jawab: Memang sulit membuat statistik yang akurat, denominasi mana yang para pemimpinnya lebih bermoral dari yang lain. Namun kita bisa mendengar berita para pendeta besar yang jatuh.

 

Hamba Tuhan di Korea, mengkhotbahkan kekudusan, dan sekarang dipenjara untuk beberapa tahun karena menggunakan dana gereja.

 

Di Singapore ada 2 pendeta yang paling terkenal. Yg satu mengkhotbahkan Grace, yang lainnya mengkhotbahkan kekudusan. Siapa diantara kedua orang itu yang jadi tersangka mencuri uang gereja?

 

Kalau kasus klasik Hamba-Hamba Tuhan di Amerika, semua kita sudah tau, mereka mengajarkan apa namun memiliki urusan dengan uang dan wanita.

 

Memang tidak dapat kita ambil kesimpulan dari contoh2 diatas, karena sample terlalu kecil. Mari kita menilai sendiri tingkah laku para pengkhotbah kekudusan.

 

Sedikit menyimpang, blog ini kepunyaan satu org aja atau bbrp penulis yg bisa kontribusi? Siapa ya? Krn saya baca artikel lainnya, ttg iluminasi…koq kayanya agak berlebihan sampai menyebutkan Li Kha Sing (Hk) tmsk iluminasi krn marga nya Li?

Do they do their homework 1st to learn the fact before writing it in their blog ?

 

 

  1. Gembalanya sering berbicara mengenai hal-hal yang melawan Gereja yang institusional atau gereja lama yang ada.

 

Jawab: Pengkhotbah Grace suka menyatakan kebenaran yang sesuai Alkitab, sehingga para pendeta yang mengajarkan penafsiran yang keliru jadi kelabakan, dan ketauan kalau ngawur, makanya tidak suka dengan ajaran Grace.

 

 

  1. Gembala ini berkhotbah yang melawan persepuluhan.

 

Jawab: Masih ada dua pendapat. Pengkhotbah Grace yang paling tenar, masih pro PERPULUHAN , dan sebagian lagi mengajarkan pemberian suka rela.

 

Jadi penulis ini asal nulis saja.

 

 

  1. Gembala atau Pemimpin rohani mereka hanya berkhotbah tentang pesan motivasi positif atau ‘Motivation’ saja.

 

Jawab: Mereka yang menghadiri gereja hypergrace hanya mendengar pesan-pesan positif tentang bagaimana hidup sehat, miliki kekayaan, kemakmuran, kasih Tuhan, pengampunan Tuhan dan bagaimana untuk berhasil dalam hidup. Meskipun saya setuju akan hal-hal tersebut dan kadang-kadang mengajarkan tentang topik-topik ini, tapi kita harus berhati-hati untuk memasukkan ke dalam khotbah kita. Bukan hanya hal-hal itu saja tapi juga harus diimbangi dengan PERTOBATAN – REPENTANCE,  KEKUDUSAN – HOLINESS.

 

KAMI SELALU MENGKHOTBAHKAN PERTOBATAN (METANOIA), DIMANA ORANG PERCAYA PIKIRANNYA PERLU BERUBAH DISESUAIKAN DENGAN INJIL YANG SEBENARNYA. DARI SANA AKAN MUNCUL KEHIDUPAN YANG BENAR. (RIGHT BELIEVING PRODUCE RIGHT LIVING).

 

KAMI ADALAH ORANG ORANG YANG PERCAYA PADA YESUS LEBIH DARIPADA PERCAYA PADA KEMAMPUAN DIRI SENDIRI.

 

 

  1. Anggota pengerja penting dalam gereja masih secara teratur menjalani kehidupan yang penuh dosa dengan tanpa rasa berdosa.

 

Jawab: SEKALI LAGI, INI ADALAH TUDUHAN TANPA ADANYA DATA DAN HANYA ISAPAN JEMPOL. LIHAT KOMEN SAYA UNTUK NOMOR 4.

 

 

KESIMPULAN :

Setiap gerakan Tuhan selalu ada eksesnya, dan di awal kegerakan, biasanya cenderung menjadi extreme, sehingga kita perlu mendengarkan kritik2 untuk memperbaiki diri.

 

8 ciri penyesatan, ingin saya gunakan untuk memperbaiki diri, namun ternyata isinya hanya sekedar isapan jempol dan dakwaan kosong, jadi sangat disayangkan, karena tidak ada gunanya.

 

Saya tidak akan heran kalau ternyata tulisan dakwaan ini terinspirasi oleh SANG PENDAKWA sendiri, untuk menghambat pengertian yang benar dari Injil Kasih Karunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *