Menjadi Manusia Rohani “Spiritual Man”

  1. Apa yang value ‘Nilai” yang sesungguhnya di dalam menyampaikan firman tuhan?

Jawab :

  1. Yesus Kristus adalah pusat dari Gereja.
  2. Bapa di sorga adalah YAHWEH.
  3. Berkhotbah di dalam Injil kasih karunia.

 

  1. Apakah berkhotbah dengan menyebut nama Yesus Kristus, maka secara otomatis khotbah itu menjadi khotbah kasih karunia ?

Jawab : Belum tentu. Sekalipun seseorang berkhotbah menyebut dalam Yesus Kristus dalam setiap khotbahnya, namun kalau firman yang disampaikan mengandung unsur usaha dan upaya manusia untuk mendapatkan kebaikan, berkat dan keselamatan, maka khotbah itu tetap memiliki unsur hukum taurat.

 

  1. Mengapa kita tidak boleh menyampaikan khotbah hukum taurat kepada jemaat ?

Jawab : Sebab khotbah yang mengandung hukum taurat tidak akan membawa kebenaran kepada jemaat, namun akan menuntun jemaat pada kematian dan penghukuman. Sebab khotbah hukum taurat akan membuat kehidupan jemaat hidup dalam usah dan upaya mereka, harus begini dan harus begitu.

 

II Korintus 3:7

(ayat 7) Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Elohim menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian

(ayat 8) betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan Roh!

(ayat 9) Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran.

 

  1. Mengapa hukum taurat tidak boleh diterapkan di dalam kehidupan jemaaat ?

Jawab :

Yakobus 2:10 “Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.”

 

Hukum taurat itu begitu baik dan sempurna, namun untuk mencapai kesempurnaan tersebut maka manusia dituntut untuk memiliki kehidupan yang sempurna juga. Seperti apapun usaha dan upaya manusia untuk melakukan hukum taurat tidak ada satupun yang dapat melakukannya dengan sempurna. Dan satu dari hukum taurat itu yang gagal di lakukan oleh manusia, maka orang tersebut akan gagal seluruhnya. Maka itu artinya manusia akan menerima hukuman.

 

  1. Kenapa isi pemberitaan firman Tuhan harus nama Yesus Kristus ?

Jawab : Sebab nama Yesus Kristus adalah kegenapan dari hukum taurat, sehingga setiap orang yang percaya di dalam nama Yesus Kristus, orang tersebut akan hidup di dalam anugerah dan kemerdekaan dari segala tuntutan dan hukuman. Artinya ketika ada orang percaya nama Yesus Kristus melalui penyampaian firman maka orang tersebut menerima keselamatan.

 

Ibrani 10:10-11

(ayat 10) Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

(ayat 11) Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.

 

Roma 10:10 “Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”

 

  1. Apakah ciri khotbah hukum taurat dan khotbah kasih karunia ?

Jawab : Khotbah hukum taurat adalah khotbah kepada jemaat untuk melakukan sesuatu yaitu HARUS ini dan itu SUPAYA mendapatkan kemurahan atau keselamatan dari Bapa YAHWEH. Sedangkan khotbah kasih karunia adalah khotbah bahwa KARENA Yesus sudah melakukan semuanya bagi kita MAKA kita hanya terima kebaikan dan kasih-Nya di dalam Yesus Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *