Mengapa orang yang miskin dalam roh punya Kerajaan Surga? Dan kenapa yang berdukacita disebut berbahagia?

Matius 5. Khotbah di Bukit.

Mat 5:3  “Berbahagialah orang yang miskin dalam roh, karena merekalah yang memiliki Kerajaan Surga.

Mat 5:4  Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

 

PERTANYAAN

  • Mengapa orang yang miskin dalam roh punya Kerajaan Surga?
  • Kenapa yang berdukacita disebut berbahagia?

 

JAWABAN:

  • Berbahagia artinya Senang (happy), Diberkati
  • Orang yang miskin dalam roh artinya miskin (tidak memiliki apa-apa) untuk dibanggakan dalam hal harta benda, ide, pemikiran tentang dirinya sendiri, gambaran dari humble (kerendahan hati).
  • Kerajaan Surga artinya diselamatkan sebagai warga kerajaan Surga.

 

Jadi, arti dari kalimat ini adalah: seseorang yang miskin dalam roh adalah seorang yang bahagia, senang dan diberkati, karena dia tidak memiliki apapun dari dirinya untuk dibanggakan dan diandalkan sehingga ia bisa memiliki Kerajaan Surga (keselamatan).

Orang yang seperti ini menjadi target dari kabar baik Yesus, Mesias (Mat 11:5, Luk 4:18, Yes 61:1), mereka memiliki fasilitas istimewa untuk diselamatkan (Mat 19:23, Luk 18:24)

 

Mat. 5:4 = Orang bisa berdukacita karena Kristus.

Dunia bisa membuat orang berdukacita.

Kristus memberi penghiburan (sukacita, damai sejahtera), bahkan Penghibur (Roh Kudus)

Jadi, mengapa orang yang berdukacita disebut bahagia? Karena ia menerima penghiburan dari Kristus.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *